Marhaban Yaa Ramadhan

RAMADHANBanyuwangi-Tidak terasa Ramadhan akan segera kita jelang. Tentunya saya yakin banyak persiapan yang masyarakat lakukan guna menyambut bulan yang penuh berkah ini. Yang tak kalah sibuk tentunya kita kaum hawa yang sudah berstatus ibu. Mulai menu awal sahur nanti, baju lebaran anak-anak,hingga hidangan spesial lebaran sudah difikirkan sejak saat ini.

Tetapi jikalau memaknai dengan lurus tentang makna Ramadhan, niscaya hal – hal yang sebenarnya tidak terlalu urgen tidak perlu berlebihan kita persiapkan. Bulan Ramadhan sejatinya bertujuan untuk mengisi kembali keimanan dan ketaqwaan kita yang sudah mulai kendur selama 11 bulan yang lalu. Diharapkan bersama Ramadhan manusia dapat kembali menjadi fitrah, suci kembali, dan tidak mengulang berbagai macam dosa yang pernah kita lakukan, baik kecil atau besar. Rugi sekali jikalau umat islam tidak memanfaatkan bula ini dengan sebaik – baiknya. Banyak ladang pahala yang bisa kita dapatkan di bulan dimana Alloh menurunkan Alqur’an. Ibadah sunnah bernilai wajib, dan ibadah wajib bernilai berlipat ganda. Subhaanalloh.

Puasa dalam bahasa arab bermakna “Shaum”, yang artinya menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu. Menurut hukun syar’i shaum adalah menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu yang dapat membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari hanya ingin mendapat ridho Alloh SWT. Perintah puasa sudah tertuang Alqur’an QS.Al-Baqarah ayat 183 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu untuk berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.

Target tertinggi adalah taqwa, sedangkan manusia bertaqwa akan mendapat fasilitas yang luar biasa dari Alloh SWT. Beberapa janji Alloh bagi mereka yang bertaqwa diantaranya :

  • Selalu menemukan jalan keluar dari berbagai problem kehidupan
  • Diberi rizqi yang melimpah
  • Alloh akan membuka pintu berkah dari langit dan bumi
Pembaca, ramadhan adalah bulan yang istimewa, bulan agung yang penuh berkah. Di bulan ini sholat lail (sholat tarawih) sangat dianjurkan, meskipun hukumnya sunnah. Dan beberapa amalan lain sangatlah dianjurkan seperti memperbanyak sedekah karena akan bernilai berlipat ganda.
Sekali lagi ramadhan adalah bulan peningkatan amal dan ibadah, karenanya harus diisi dengan hal-hal yang positif dan dorongan nafsu hendaknya dikendalikan dengan :
  • Menjaga hati agar selalu bersih dan suci
  • Memelihara lisan dari perkataan kotor dan keji
  • Menjaga mata dari melihat yang diharamkan
  • Mengendalikan tangan dan kaki dari perbuatan maksiat
Nah, semoga kita semua akan menjadi pemenang setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang, dan ┬áselalu melakukan hal-hal positif hanya untuk menggapai ridho Alloh SWT. Wallohua’lam Bisshowab. Semoga bermanfaat.(fun)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.